banner liberdade
InternasionálNOTÍSIA IMPORTANTE / HEADLINE NEWSSeguransa

UPM Menangkap Nelayan Ilegal di Pantai Selatan Timor-Leste

76
×

UPM Menangkap Nelayan Ilegal di Pantai Selatan Timor-Leste

Share this article

INFORMASI TERKINI, (LIBERDADETL.com) — Unit Polisi Maritim (UPM) menangkap sekelompok nelayan Indonesia yang diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di wilayah laut Uatucarbau dan Uatulari, pantai selatan Timor-Leste. Operasi penangkapan berlangsung pada pagi hari tanggal 18 April 2026, dan dilakukan dengan dukungan kapal patroli NRTL Lusitânia.

Setelah penangkapan, para nelayan dibawa ke Polsek Polisi Maritim di Com, dan diserahkan ke Komando Kepolisian Kota Lautém untuk melanjutkan proses investigasi dan menerapkan hukum sesuai prosedur yang berlaku. Para nelayan diduga memasuki wilayah kedaulatan Timor-Leste secara ilegal dengan kapal KM Makmur Rejeki Mulya untuk menangkap ikan tanpa izin.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UPM untuk mencegah pelanggaran hukum perikanan dan melindungi sumber daya alam Timor-Leste. UPM akan terus melakukan patroli rutin di wilayah perbatasan maritim untuk memastikan kedaulatan nasional dan keamanan di laut.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat momen penangkapan para nelayan. Dalam video tersebut, anggota UPM tidak menggunakan toa, tetapi berteriak keras untuk memerintahkan para nelayan berhenti. Pengamat mengatakan bahwa, meskipun operasi dilakukan secara profesional, masih dibutuhkan beberapa peralatan teknis yang dapat mendeteksi kapal ilegal sebelum memasuki wilayah kedaulatan.

Pihak berwenang kini sedang berkoordinasi untuk menentukan tindakan hukum terhadap para nelayan tersebut, termasuk penyitaan kapal dan alat tangkap. Proses hukum akan berlanjut sesuai dengan hukum Timor-Leste tentang penangkapan ikan ilegal di wilayah maritim nasional.

Penangkapan ini memperkuat pesan pemerintah tentang komitmen kuat untuk membela sumber daya alam Timor-Leste, kedaulatan teritorial, dan hukum di wilayah maritim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!